Tanya Dokter Kulit: Apa Saja Jenis dan Penyebab Masalah Kulit?


Kulit merupakan organ yang paling besar dan luas bagi manusia. Letaknya yang berada di permukaan, membuatnya lebih rentan terkena serangan penyakit. Padahal kulit memiliki peranan yang besar untuk menangkal penyakit itu sendiri. Dengan kulit yang sehat, akan lebih maksimal melindungi jaringan di bawahnya. Selain itu kulit yang berada di permukaan tubuh juga bisa menjadi indikasi bahwa seseorang memiliki kekebalan tubuh yang baik atau tidak dengan melihat kondisinya. Kulit yang mudah sakit atau sedang sakit memiliki arti bahwa seseorang tersebut sedang tidak fit sehingga penyakit kulit mudah menyerang. Anda punya masalah di kulit namun tak mengerti jenis penyakit apa, yuk tanya dokter kulit di aplikasi Halodoc. Sebelum itu, berikut ini bisa menjadi referensi Anda untuk mengetahui beberapa jenis penyakit kulit yang umum dimiliki seseorang.



Ada banyak sekali jenis penyakit kulit yang bisa diderita seseorang. Berikut ini adalah beberapa contohnya dengan dikelompokkan berdasarkan bisa atau tidaknya penyakit kulit tersebut menular ke orang lain:

  1. Menular.

·         Herpes.
·         Kudis atau scabies.
·         Cacar air.
·         Kusta.
·         Kutu air.
·         Impetigo.
·         Dsb.

  1. Tidak menular.

·         Panu.
·         Eksim.
·         Dermatitis.
·         Psoriasis.
·         Kanker kulit.
·         Dsb.

Sedangkan untuk penyebabnya, masalah kulit juga memiliki berbagai penyebab yang bisa membuat penyakit. Berikut ini adalah beberapa penyebab masalah kulit yang sering terjadi:

  1. Infeksi virus.
Pada penyebab penyakit kulit karena virus, memiliki sifat yang mudah menular seperti herpes, cacar air dan kutil. Infeksi karena virus ini umumnya bersifat ringan dan mudah disembuhkan seiring dengan kekebalan tubuh yang semakin baik. Namun jika dibiarkan bisa juga menjadi lebih parah.

  1. Infeksi bakteri.
Bakteri juga bisa menjadi penyebab masalah kulit seperti impetigo dan bisul yang disebabkan oleh bakteri staphylococcus aereus. Penyakit kusta juga menjadi salah satu contoh penyakit kulit akibat bakteri. Tak seperti virus, bakteri bisa masuk ke dalam jaringan kulit akibat adanya luka terbuka. Jika bakteri yang sudah masuk dapat menginfeksi hingga menimbulkan gejala, berarti orang tersebut sedang berada dalam masa kekebalan tubuh yang rendah.

  1. Infeksi parasit.
Scabies merupakan salah satu contoh infeksi parasit yang dapat menyerap darah manusia dan berkembang biak di bawah kulit. Jenis infeksi ini juga mudah menular dengan kontak langsung ke penderita. Namun hanya mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah yang dapat sampai berakibat menimbulkan penyakit.

  1. Infeksi jamur.
Bagi Anda yang sering beraktivitas pada lingkungan lembab dan basah, maka akan lebih beresiko terkena infeksi jamur seperti kutu air, kurap dan ruam popok pada bayi. infeksi jamur jarang sampai menimbulkan penyakit yang serius namun cukup mengganggu karena gatal dan tidak nyaman.

  1. Gangguan autoimun.
Penyakit gangguan autoimun juga menjadi penyebab sakit kulit. Penyakit kulit dengan sebab ini meski tidak bisa disembuhkan namun dapat dikurangi gejalanya dengan obat.

Untuk lebih mengetahui penyakit kulit apa yang Anda miliki saat ini, tak ada salahnya tanya dokter kulit secara langsung. Tak perlu harus datang memeriksakan diri terlebih dahulu, karena Anda bisa bertanya secara online di aplikasi Halodoc. Anda bisa mendapatkan gambaran mengenai apa yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk mencegahnya menular ke bagian tubuh lain ataupun ke orang lain. Setelah aman, barulah Anda bisa menemui dokter kulit secara langsung untuk mendapatkan obat yang tepat.

Post a Comment

0 Comments